Rais Idarah Wustha JATMAN Jatim Beberkan Pelajaran Hijrahnya Kanjeng Nabi
Berseragam JATMAN, Syaikh Fathul Huda yang merupakan Rais Idarah Wustha menyampaikan mau'izhah full daging dalam giat Majlis Ta'lim Ahad Pagi Wisata Hati Masjid Besar Ar-Rahmat, Plumpang, 13 Juli 2025. "Surat pertama dalam menuntut ilmu (ngaji) adalah inshot (anteng), baik jasmani maupun hatinya," ungkap beliau mengawali mau'izhah.
Abah Huda menghikayatkan, Imam Hasan Al-Bashri pernah masuk ke suatu masjid dan melihat seorang pemuda yang begitu khusyu' i'tikaf dan ibadah sampai-sampai diberi salam tidak menjawab saking khusyuknya. Selanjutnya Imam Hasan Al-Bashri menyampaikan kepada santri-santrinya bahwa iktikaf dan ibadah yang begitu khusyu' semalam suntuk masih kalah pahalanya dengan orang yang menuntut ilmu (ngaji) 1 jam.
Dalam Al-Quran dijelaskan,
يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ
"Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat." Menurut K. H. Fathul Huda Asy-Syadziliyy, ganjaran amal (pahala) adakalanya dilipatgandakan dikarenakan tempat amalnya. Sebagai contoh amal dilipatgandakan ketika dilaksanakan di Tanah Haram (Makkah-Madinah). Adakalanya juga dilipatgandakan dikarenakan waktu amalnya. Sebagai contoh adalah Bulan Muharram (salah satu bulan yanv dimuliakan).
Salah satu tanda kemuliaan Bulan Muharram adalah hijrahnya Rasulullah dilaksanakan di bulan tersebut. Setiap peristiwa (kejadian) mempunyai pelajaran (hikmah). Yang bisa mengambil pelajaran dari suatu peristiwa adalah seseorang yang memiliki hati bersih. Dengan memahami bahwa setiap peristiwa mempunyai pelajaran, seseorang akan lebih menerima (pasrah, qonaah) terhadap peristiwa apapun yang mengenai dirinya. Karena dia yakin itu semua sudah kehendak Allah.
Banyak pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa hijrahnya Rasulullah :
1. Seorang istri sebaiknya selalu berusaha menyenangkan suami. Selalu menguatkan dan membantu suami. Sebagaimana Siti Khodijah ketika Rasulullah begitu ketakutan saat pertama kali ditemui oleh Malaikat Jibril beliau menghibur dengan menyelimuti Rasulullah. Siti Khodijah yang begitu kaya raya, rela hartanya habis untuk membantu dakwah Rasulullah.
2. Hijrah merupakan ujian keimanan bagi orang beriman (pada waktu itu para sahabat). Sebagai contoh sahabat Mus'ab bin Umiar (beliau masuk islam karena sering mendengar nasihat-nasihat Rasulullah). Mus'ab bin Umair hijrah dengan resiko meninggalkan harta kekayaan (warisan orang tuanya) yang begitu banyak.
3. Hijrah yang dilakukan oleh para sahabat begitu banyak mengandung resiko. Tapi setelah hijrah justru para sahabat mendapatkan hal-hal yang luar biasa. Pelajaran yang bisa diambil adalah seseorang tidak akan kesusahan selagi dia taqwa kepada Allah. Meskipun kelihatannya perintah Allah itu banyak resiko. Sebagai contoh orang yang berinfaq, kelihatannya dia kehilangan hartanya, tapi janji Allah justru akan melipatgandakan harta orang yang berinfaq.
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)
ما نقص مال من صدقة بل يزداد بل يزداد
“Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan bertambah, bahkan bertambah."
4. Sesampainya Rasulullah di Madinah, yang dilakukan beliau adalah menyatukan beberapa golongan (kaum) yang ada di Madinah. Pelajaran nya adalah seorang beriman (utamanya tokoh agama) harus selaku mengajak pada persatuan bukan perpecahan.
Rutinan kali ini berlangsung penuh nuansa tashawwuf. Yai Huda merupakan Rais Idarah Wustha JATMAN Provinsi Jawa Timur. Beliau alumni Tambakberas. Berkat Dalailul-Khairat, menurut penuturan beliau sendiri, kini Ma'had Bahrul Huda berkembang pesat dan mewah. Bahkan di kawasan pesantren beliau sudah berdiri gedung menjulang bernama Dalailul-Khairat yang menjadi tempat terselenggaranya International Islamic School (IIS).
Redaktur: Ust. M. Madichus Surur, M.Ag.
Editor: H. Brilly Y. Will., M.Pd.

Post a Comment